Tampilkan postingan dengan label Mistakes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mistakes. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Mei 2013

Kesalahan Pengucapan dalam Bahasa Inggris

Dengan ditetapkannya bahasa inggris sebagai bahasa internasional membuat kita mau tidak mau harus menguasainya.
Tak jarang suatu perusahaan menuntut calon pekerjanya (pelamar) mampu menggunakan bahasa inggris dengan baik, umumnya dalam hal berbicara. Di jenjang pendidikan pun juga telah dituntut untuk pandai berbahasa inggris. Padahal, bagi sebagian orang berbicara dengan bahasa inggris alias speaking bukanlah hal yang mudah.
Dalam penggunaannya sebagai bahasa dunia, ternyata ada beberapa (banyak) kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang, khususnya dalam hal pengucapan (speaking).
Bahkan, orang dari Amerika maupun Inggris sebagai negara asalnya sekalipun juga ada yang tak luput dari kesalahan tersebut.
Lalu, apa sajakah kesalahan tersebut?
Kata apa sajakah yang sering salah dalam pengucapannya?
Mari kita simak . . .

Berikut ini adalah beberapa kata yang termasuk dalam kategori ‘sering’ terjadi kesalahan dalam pengucapannya . . .
  1. aegis
    Huruf AE pada kata ini dibaca /ee/. Jadi, kita harus mengejanya /EE-JIS/, bukan /ay-jis/. Dalam mitologi Yunani, ‘aegis’ merupakan perisai Dewi Athena dengan kepala Gorgon di depannya.
  2. anyway
    Seringkali terdengar orang mengucapkan kata ini dengan menambahkan bunyi huruf S di belakangnya, sehingga terdengar menjadi anyways. Seharusnya diucapkan anyway.
  3. archipelago
    Berhubung kata ini berasal dari nahasa Yunani, maka CH dieja /k/. Jadi, ucapkan sebagai /AR-KI-PEL-A-GO/, bukan /arch-i-pel-a-go/.
  4. arctic
    Perhatikan huruf C setelah huruf R. Ucapkan /ARK-TIK/, bukan /ar-tik/
  5. accessory
    Huruf C pertama pada kata tersebut diucapkan dengan bunyi /k/ yang kuat. Jadi, ucapkan /AK-SESS-OR-Y/, bukan /ass-ess-or-y/.
  6. ask
    Huruf S muncul sebelum huruf K. Jadi, ucapkan /ASK/ bukan /aks/.
  7. asterisk
    Mari kita perhatikan huruf S yang kedua. Seharusnya kita mengucapkan /AS-TER-ISK/, bukan /as-ter-ik/.
  8. athlete
    Kata tersebut terdiri dari dua suku kata, bukan tiga. Jadi, ucapkan /ATH-LETE/, bukan /ath-uh-lete/.
  9. barbed wire
    Perhatikan AR pada suku kata pertama. Ucapkan /BARBD/, bukan /bob/.
  10. cache
    Aslinya kata ini berasal dari bahasa perancis, tetapi tidak diakhiri dengan huruf E beraksen. Jika diartikan, ‘chace’ adalah tempat persembunyian atau sesuatu yang disembunyikan, misalnya: cache of supplies; a cache of money; a cache of drugs. Ucapkan /KASH/, bukan /ka-shay/.
  11. candidate
    Perhatikan huruf D yang pertama. Ucapkan /KAN-DI-DATE/, bukan /kan-i-date/.
  12. cavalry
    Kata ini mengacu pada pasukan atau prajurit berkuda. Ucapkan /KAV-UL-RY/, bukan /kal-vuh-ry/.
    Catatan: Berbeda dengan Calvary yang yang mengacu pada tempat di mana Yesus disalib, kata tersebut diucapkan /kal-vuh-ry/.
  13. chaos
    Dalam bahasa inggris pengucapan CH bisa dilakukan dengan tiga cara yang berbeda: /tch/ seperti pada kata ‘church’, /k/ seperti pada kata ‘Christmas’, dan /sh/ seperti pada kata ‘chef’. Bunyi kata yang pertama adalah pengucapan asli dalam bahasa inggris dan yang paling umum. Bunyi kedua CH, /k/, aslinya berasal dari bahasa Yunani. Bunyi yang ketiga (paling tidak umum jika dibandingkan dengan dua bunyi yang lain) merupakan hasil adopsi dari bahasa Prancis modern. ‘Chaos’ merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani. Jadi, ucapkan /KAY-OS/, bukan /tchay-os/.
  14. clothes
    Perhatikan pengucapan dan bunyi TH pada kata tersebut. Ucapkan /KLOTHZ/, bukan /kloz/.
  15. daïs
    Jika diartikan, ‘daïs’ adalah mimbar. Umumnya, kesalahan pengucapan terjadi dengan membalikkan suara vokal. Kata tersebut sering salah eja dan salah ucap. Ucapkan /DAY-IS/ bukan /di-is/.
  16. dilate
    Kata ini terdiri atas dua suku kata, bukan tiga. Katakan /DI-LATE/, bukan /di-a-late/.
  17. drowned
    Kata ini merupakan bentuk past participle dari kata ‘drown’. Perhatikan bahwa tidak ada huruf D di belakang kata ‘drown’. Jangan tambahkan bunyi D ketika menggunakan kata ini dalam bentuk lampau. Jadi, seharusnya ucapkan /DROWND/, bukan /drown-ded/.
  18. et cetera
    Istilah latin ini sering salah diucapkan, termasuk juga singkatannya juga sering salah eja maupun salah tulis. Seharusnya ucapkan /ET CET-ER-A/, bukan /ex cet-er-a/. Sedangkan untuk singkatannya, tulis etc., bukan ect.
  19. February
    Kebanyakan orang membuang huruf R pertama dalam kata tersebut. Seharusnya, pengucapan yang benar adalah /FEB-ROO-AR-Y/, bukan /feb-u-ar-y/.
  20. foliage
    Kata ini terdiri dari tiga suku kata. Jadi, ucapkan /FO-LI-UJ/, bukan /fol-uj/.
  21. forte
    Ada dua kata dalam bahasa inggris yang dieja dengan cara ini. Salah satunya berasal dari bahasa italia dan yang satunya lagi berasal dari bahasa perancis. Kata ‘forte’ yang berasal dari bahasa italia merupakan istilah di bidang musik yang berarti ‘lantang’ (loud) dieja dengan dua suku kata: /FOR-TAY/. Sedangkan kata ‘forte’ yang berasal dari bahasa perancis merupakan sebuah kata sifat yang memiliki makna ‘kekuatan’ atau ‘titik kekuatan’ dan diucapkan dengan satu suku kata: /FORT/.
  22. Halloween
    Kata yang digunakan untuk menggambarkan perayaan orang Amerika setiap tanggal 31 Oktober ini berasal dari frase ‘Hallowed Evening’ yang memiliki makna ‘malam yang telah disucikan’. Kata ‘hallow’ berasal dari bahasa inggris kuno halig, yang berarti ‘suci’ (holy). Perhatikan huruf A pada suku kata pertama. Seharusnya kita mengucapkan /HAL-O-WEEN/, bukan /hol-lo-ween/.
  23. height
    Kata tersebut diakhiri dengan bunyi /T/, bukan bunyi /TH/. jadi, ucapkan /HITE/, bukan /hith/.
  24. heinous
    Bagi yang tidak kenal dengan acara TV, Law and Order: S.V.U. mungkin tidak tahu bahwa kata ‘heinous’ terdiri dari dua suku kata. (Acara ini dimulai dengan kalimat: ‘In the criminal justice system, sexually based offenses are considered especially heinous.‘). Jadi, ucapkan /HAY-NUS/, bukan /heen-i-us/.
  25. hierarchy
    Kata ini memiliki empat suku kata. Jadi, ucapkan /HI -ER-AR-KY/ bukan /hi-ar-ky/.
  26. illinois
    Sama dengan kata ‘arkansas’, huruf S terakhir pada kata ‘illinois’ tidak diucapkan. Jadi, ucapkan /IL-I-NOY/ (dan /Ar-kan-saw/), bukan /il-li-noiz/ (atau /ar-kan-sas/).
    Catatan: Beberapa orang ada yang mengucapkan kata ‘arkansas’ menjadi /ar-kan-zuz/ sehingga dikira berhubungan dengan ‘Kansas’, padahal tidak sama sekali.
  27. interpret
    Kata ini terdiri atas tiga suku kata. Jangan tambahkan satu suku kata lain! Jadi, ucapkan /IN-TER-PRET/, bukan /in-ter-pre-tate/.
  28. incident
    Suatu kejadian yang terjadi disebut ‘incident‘. Jangan ucapkan ‘incidence‘ untuk menggambarkan kejadian yang spesifik. Kata ‘incidence‘ memang ada, tetapi memiliki arti yang berbeda.
    Catatan: ‘incident’ merupakan kejadian yang terjadi dan direncanakan, sedangkan ‘accident’ merupakan kejadian yang tidak direncanakan.
  29. irregardless
    Lihat kata ‘regardless’.
  30. jewelry
    Kata ini terdiri dari tiga suku kata. Jadi, ucapkan /JEW-EL-RY/, bukan /jew-el-er-y/.
    Pengucapan /jewl-ry/ memang sering terdengar, tetapi sebenarnya tidak tepat karena pada ejaan tersebut membuang satu suku kata.
  31. library
    Perhatikan letak huruf R pada kata ini. Ucapkan /LI-BRAR-Y/, bukan /li-ber-ry/.
  32. medieval
    Kata ini terdiri atas empat suku kata. Huruf E pertama bisa dibaca pendek (/me-/) atau panjang (/mee-/). Jadi, ucapkan /MED-EE-EEVAL/ atau /MEE-DEE-EEVAL/, bukan /meed-eval/.
  33. miniature
    Kata ini terdiri dari empat suku kata. Jadi, ucapkan /MIN-I-A-TURE/, bukan /min-a-ture/.
  34. mischievous
    Kata ini merupakan bentuk kata sifat dari kata ‘mischief’ yang memiliki arti ‘bencana’ (calamity) atau ‘bahaya’ (harm). Kata ‘mischievous’ dikaitkan dengan ‘kesenangan yang tidak berbahaya’ (harmless fun) sehingga kata ‘malicious mischief’ (kenakalan yang berbahaya) merupakan istilah lain dari ‘vandalism’. Kata ‘mischievous’ memiliki tiga suku kata dengan penekanan pada suku pertamanya: /MIS-CHI-VUS/. Jangan ucapkan /mis-chee-vee-us/.
  35. niche
    Kata tersebut berasal dari bahasa perancis (walaupun banyak kata yang berasal dari bahasa perancis diserap menjadi bahasa inggris untuk penggunaan standar), kata tersebut diucapkan dengan bunyi E yang panjang dan bunyi /SH/ untuk CHE. Jadi, ucapkan /NEESH/, bukan /nitch/.
  36. orient
    Kata ini terdiri dari tiga suku kata. Sebagai kata kerja, kata ini berarti ‘menempatkan sesuatu pada posisi yang tepat dalam kaitannya dengan sesuatu yang lain’. Kata ini berasal dari kata yang berarti ‘timur’ (east) dan aslinya memiliki arti ‘menempatkan sesuatu yang mengarah ke timur’. Sekarang kata ini telah digunakan dengan makna yang lebih umum. Ucapkan /OR-I-ENT/, bukan /or-i-en-tate/.
  37. old-fashioned
    Kata sifat ini terbentuk dari past participle: ‘fashioned’. Jangan hilangkan huruf ED. Ucapkan /OLD-FASHIOND/, bukan /old-fashion/.
  38. picture
    Ada bunyi huruf K pada kata tersebut. Jangan menyamakan kata ‘picture’ dengan kata ‘pitcher’. Ucapkan /PIK-TURE/, bukan /pitch-er/, karena ‘pitcher’ merupakan kata yang berbeda.
  39. precipitation
    Kata ini merupakan kata benda yang mengacu pada hujan atau salju, atau apapun yang jatuh dari angkasa (secara normal). Sama dengan kata ‘prescription’ (di bawah), menggunakan awalan PRE-. Jadi, ucapkan /PRE-CIP-I-TA-TION/, bukan /per-cip–i-ta-tion/.
  40. prescription
    Perhatikan awalan PRE- pada kata ini. Ucapkan /PRE-SCRIP-TION/, bukan /per- scrip-tion/ atau /pro-scrip-tion/.
  41. preventive
    Kata ini terdiri dari tiga suku kata. Kesalahan yang sering terjadi adalah penambahan suku kata pada kata tersebut. Jadi, ucapkan /PRE-VEN-TIVE/, bukan /pre-ven-ta-tive/.
  42. pronunciation
    Kata ini merupakan kata benda. Kata ini berasal dari kata kerja ‘pronounce’, tetapi tidak dilafalkan sama seperti kata kerjanya. Ucapkan /PRO-NUN-CI-A-TION/, bukan /pro-nounce-i-a-tion/.
  43. realtor
    Kata ini terdiri atas tiga suku kata. Ucapkan /RE-AL-TOR/, bukan /re-a-la-tor/.
  44. regardless
    Kata ini terdiri dari tiga suku kata. Jangan menambahkan IR sehingga membuatnya menjadi ‘irregardless’.
  45. sherbet
    Kata ini hanya mengandung satu huruf R. Jadi, ucapkan /SHER-BET/ bukan /sher-bert/.
  46. spayed
    Kata ini hanya terdiri dari satu suku kata, merupakan bentuk past participle dari kata kerja ‘spay’, yang berarti ‘memandulkan’ (hewan). Seperti kata kerja ‘drown’ (di atas), kata ‘spay’ tidak memiliki huruf D dalam bentuk infinitive-nya. Jadi, jangan tambahkan huruf D dalam bentuk past participle-nya. Ucapkan /SPADE/, bukan /spay-ded/.
  47. ticklish
    Kata ini terdiri atas dua suku kata. Ucapkan /TIK-LISH/, bukan /tik-i-lish/.
  48. vehicle
    Walaupun ada huruf H pada kata ini, bunyi H tidak diucapkan. Jadi, ucapkan /VEE-IKL/, bukan /vee-hikl/.
  49. wintry
    Kata ini sering salah diucapkan, bahkan oleh orang yang ahli cuaca sekalipun. Kata ini terdiri dari dua suku kata. Jadi, ucapkan /WIN-TRY/, bukan /win-ter-y/.
Itulah beberapa kesalahan yang sering ditemui dalam pengucapan kata bahasa inggris.
Kata pada nomor berapakah bagi Anda yang sering salah? :D

Kesalahan umum penggunaan bahasa Inggris - part two

Beberapa hari yang lalu saya sudah membahas beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam penggunaan bahasa inggris. kali ini saya akan mencoba membahas kesalahan-kesalahan lain yang saya kira penting untuk diketahui bersama. ok, let’s discuss!
Awhile VS  a while
barangkali anda pernah melihat dua kata ini dan sering menggunakannya. sekilas kedua kata ini memang mirip dan hanya sedikit berbeda pada penulisan. namun kalau anda salah menggunakan maka artinya bakal salah.
Awhile (noun) berarti sebentar kalau diterjemahkan kedalam bahasa indonesia atau a short spell.
A while (adverb) juga berarti sebentar namun berbeda posisi ketika digunakan dalam kalimat atau for a short spell
ex : it has been a while since I met with Desy. (bisa juga menggunakan preposisi “for”,khusus untuk a while. (ex : can I talk for a while)
let’s wait awhile. jgn gunakan “for” pada awhile (ex: let’s wait for awhile = salah)
NOTE : preposisi hanya bisa dipadankan dengan A while
Alright VS all right
pernah melihat dua kata diatas? saya yakin dua kata ini tidak asing lagi dan sering digunakan. tapi tahukah anda kalau banyak kesalahan pada kedua kata ini.
Alright adalah adjective/adverb yang sering digunakan untuk mempersingkat all right dan ini dianggap nonstandard  dalam penggunaan bahasa inggris bahkan dianggap salah (silahkan cek di kamus Longman)
All right biasa dipakai untuk merespon hal yang positif menunjukkan kepuasan,kesetujuan dan penerimaan
ex : what is the food like? “it’s all right ” (bagaimana makananya? “bagus”)

why don’t we go to the movie? “all right” ( bagaimana kalau kita ke bioskop? “baiklah”)
Amongst VS Among
kedua kata ini memiliki makna yang sama dan bisa digunakan dalam kalimat yang sama tanpa mengubah makna. setelah saya mencoba melakukan pencarian lebih jauh, saya mendapatkan bahwa amongst lebih familiar digunakan oleh orang inggris atau British. dan kata among lebih dianggap formal untuk digunakan dalam penulisan karena amongst dianggap old-fashioned(ketinggalan jaman)
ex : The letter is somewhere among these papers on the desk (surat ada di antara kertas-kertas di atas meja)
NOTE : gunakan among hanya untuk membandingkan hal yang banyak, tidak untuk yang hanya 2 hal (ex : among the two guys, I like him better =salah, gunakan between untuk yang bersifat dua hal)
Farther VS Further
berhati-hatilah dalam menggunakan kata diatas. kedua kata ini bisa dibedakan dari dua segi. pertama: jika anda bermaksud menyatakan jarak yang bersifat lahiriah atau fisik maka gunakan farther
ex : I chased my cat farther than two miles (saya mengejar kucingku lebih dari dua mil)

namun jika ingin membuat kalimat yang bermaksudjarak  kiasan maka gunakan further
ex : you are welcome to discuss this issue further with the manager (silahkan bahas masalah ini lebih lanjut dengan manajer)

kesalahan dalam penerjemahan

Sejarah dunia khususnya Perang Dunia ke-2 (PDII) sudah pernah kita pelajari sebelumnya dari mulai SD sampai SMP. Tapi tahukah para pembaca yang mulia, jika pemboman di Hiroshima dan Nagasaki akibat salah terjemahan?
Peristiwa pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945 terjadi karena  kesalahan terjemahan. Pada Juli 1945, Amerika Serikat menerbitkan postdam declaration yang berisi tentang pilihan yaitu Jepang harus menyerah tanpa syarat atau akan diserang dengan kekuatan yang menghancurkan secara total.
Jepang yang saat itu benar-benar terdesak, mengeluarkan pernyataan balasan berisikan “untuk sementara tidak ada komentar, kami akan memikirkan tawaran tersebut”. Celakanya, pernyataan “no comment” perdana menteri Jepang saat itu, Kantaro Suzuki yang diucapkan dalam bahasa Jepang “mokusatsu” diterjemahkan menjadi “kami tidak akan memperdulikan ultimatum sampah itu” oleh ahli bahasa dari Jerman saat itu. Seharusnya Penerjemah tersebut harus melihat situasi pada saat itu bukan hanya sekedar menerjemahkan kata saja. Akibat kesalahan terjemahan ini, Presiden Harry Truman marah dan 10 hari setelah pernyataan tersebut dikeluarkan, Hiroshima rata dengan tanah disusul Nagasaki 3 hari kemudian.
Kesalahan pemilihan arti  ketika menerjemahkan akan sangat fatal akibatnya pada level yang berbeda-beda. Menurut Torikai Kumiai, ahli penerjemahan Jepang, mungkin memang dalam bahasa Jepang pun arti “mokusatsu” memiliki dua arti yang aimai (bermakna bias) yakni “menolak” dan “tidak mau berkomentar dulu atau ingin berdiam diri sejenak”.
Menerjemahkan itu bukanlah suatu yang mudah dengan hanya mengartikan kata demi kata, tapi juga harus memperhatikan aspek-aspek di luar itu, seperti melihat konteks, sikap   penutur, dan lain-lain. Bayangkan dampak kesalahan terjemahan mengakibatkan ribuan manusia cacat, luka, bahkan meninggal.
Analisis kesalahan merupakan bidang kajian yang masuk dalam payung linguistic terapan. Kajian ini sebenarnya bukan hal yang baru bagi para guru bahasa, karena hasil penerapan analisis kesalahan dimanfaatkan untuk memperbaiki proses belajar mengajar bahasa, baik untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat pembelajar maupun untuk membantu guru
menyusun strategi pembelajaran yang tepat.
Brown (via Sanal, 2008) mendefinisikan analisis kesalahan (error analysis) sebagai ”the
fact that learners do make errors and thes errors can be observerd, analysed and classified to reveal some thing of the system operating within the learner led to a surge of study of learners’errors called ‘error analysis”. Senada dengan itu Ruru dan Ruru (via Pateda, 1989) berpendapat bahwa analisis kesalahan adalah suatu teknik untuk mengidentifikasikan, mengklasifikasikan dan menginterpretasikan secara sistematis kesalahan-kesalahan yang dibuat
oleh si terdidik yang sedang belajar bahasa asing atau bahasa kedua dengan menggunakan teori-teori dan prosedur berdasarkan linguistik. Kesalahan biasanya ditentukan berdasarkan ukuran keberterimaan dari sudut pandang penutur asli. Dari kedua pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis kesalahan merupakan prosedur sistematis berdasarkan linguistic untuk menemukan dan mengklasifikasikan kesalahan yang tidak dapat diterima (dibenarkan) berdasarkan kaidah bahasa target yang dibuat oleh pembelajar bahasa (asing).
Kesalahan dalam kajian analisis kesalahan dapat diklasifikasikan ke dalam 2 macam yaitu kesalahan (error) dan kekeliruan (mistakes). Kekeliruan terkait ketidakmampuan menghasilkan ujaran berbahasa yang tidak disengaja, kekeliruan bukan merupakan hasil dari kurangnya kompetensi berbahasa yang dimiliki pembelajar. Kekeliruan ini sifatnya ttidak sistematis, sehingga ketika pembelajar bahasa menyadari kekeliruan tersebut dapat segera memperbaikinya. Sebaliknya kesalahan (error) merupakan kesalahan yang dibuat oleh pembelajar bahasa bersifat sistematis yang disebabkan karena tidak memiliki kompetensi berbahasa yang memadai. Corder (via Sanal, 2008) mengatakan: Errors are deviances that are due to deficient competence (i.e”knowledge” of the language, which may or may not be conscious). As the are due to deficient competence the tend to be systematic and not self correctable. Whereas “mistakes” or “lapses” that are due to performance deficiencies and arise from lack of attention, slips of memory, anxiety possibly caused by pressure of time etc. They are not systematic and readily indentifiable and self corectable.
Kompetensi yang dimaksud di sini adalah kemampuan pembicara atau penulis untuk melahirkan bahasa sesuai dengan kaidah bahasa yang digunakannya. Karena bahasa yang dihasilkan berwujud kata, kalimat dan makna, maka kesalahan yang perlu dianalisis mencakup pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik. (Pateda, 1989:34).
Kegiatan penerjemahan merupakan keterampilan yang sulit. Penguasaan terhadap bahasa Inggris saja sebagai bahasa sumber atau bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran tidak menjamin kehandalan atau keterpercayaan terjemahan yang dihasilkan. Mereka mesti menguasai tata
bahasa kedua bahasa. Perbedaan gramatika dari kedua bahasa ini jika tidak dikuasai secara baik tentu saja akan mengakibatkan kesalahan, (Machali, 2000). Misalnya, kaidah frasa
bahasa Indonesia adalah D(iterangkan) dan M(enerangkan), seperti siswa pandai yang berpadanan dengan intelligent student karena di dalam bahasa Inggris berlaku kaidah MD. Interferensi bahasa ibu (native language) juga ikut andil dalam memberikan kesalahan dealam
penerjemahan. Misalnya, seorang mahasiswa dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris dipengaruhi oleh kaidah penulisan bahasa Indonesia, seperti expression yang ditulis dengan *ekpression. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kesalahan dalam penterjemahan akan sangat dipengaruhi oleh pengalaman, intelejensia dan daya pikir serta emosional dari sang penerjemah. Seorang penerjemah yang memiliki sertifikasi sebagai penerjemah tersumpahpun akan sangat mungkin untuk melakukan kesalahan elementer. Sehingga dengan fakta ini menunjukkan bahwa alih bahasa merupakan sesuatu yang cukup dan harus dimengerti bahwa hal tersebut harus dikembalikan pada orang itu sendiri. Mungkinkah seorang dengan background ilmu sosial mampu menerjemahkan secara tepat buku kajian teknologi misalnya. Tentunya hal ini patut menjadi perhatian bagi Pemerintah, bahwa disamping sertifikasi harus dipikirkan juga pentingnya pengelompokan kualifikasi penerjemah.

Kesalahan Umum dalam Menulis Bahasa Inggris

Dalam mengkoreksi dan mengedit tulisan berbahasa Inggris, terdapat lima kesalahan mengenai bahasa Inggris yang dikuasai oleh penutur bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Dibawah ini merupakan catatan singkat mengenai beberapa kesalahan menulis berbahasa Inggris yang sering dijumpai.
Penggunaan Artikel
Hal ini menandakan kesulitan memahami pemakaian the, a, an dan tanpa artikel. Gunakan a atau an untuk menyebut sesuatu pertama kali. Untuk menyebut kata benda yang umum dan jamak tidak memerlukan artikel.
Penggunaan kata benda countable atau uncountable
Ekspresi jumlah yang harus digunakan juga harus disesuaikan dengan jenis kata benda tersebut, apakah countable atau uncountable.
Pemakaian Konektor dan Konjungsi
Konektor dan konjungsi difungsikan untuk menghubungkan ide antar kalimat. Penggunaan : although, because, however, dan lain-lain mesti disesuaikan dengan hubungan ide tersebut.
Penggunaan Tanda Baca
Penggunaan tanda baca yang tepat akan sangat sulit untuk diterapkan dalam sebuah tulisan, meski itu penutur asli berbahasa Inggris. Penggunaan koma, semi-koma, titik, dan masih banyak lagi memerlukan perhatian yang serius dalam penulisan artikel.
Kesalahan Umum Lainnya

Jumat, 17 Mei 2013

20 Kata-kata Bahasa Inggris yang Paling Membingungkan

Bahasa Inggris penuh dengan kata-kata yang terdengar serupa, tapi artinya sama sekali berbeda. Kata-kata ini dapat menyebabkan salah paham atau membuat orang bingung. Misalnya, haruskah Anda accept atau except sebuah undangan? Apakah Anda menyantap dessert atau desert setelah makanan utama Anda? Jangan khawatir! Kami bisa memberi Anda petunjuk bagaimana menggunakan kata yang tepat pada waktu yang tepat pula.
Dessert adalah makanan yang manis, sedangkan desert adalah gurun pasir yang panas dan kering.

Untuk accept berarti menerima atau menyetujui seuatu, sedangkan except berarti kecuali. Misalnya, I like all colors except pink (Saya suka semua warna kecuali warna merah muda).

Kapan gunakan their dan kapan gunakan there? Yang terlebih dahulu adalah kata keterangan tempat, sedangkan yang lainnya adalah kata ganti kepemilikan. Misalnya, Their house is over there (Rumah mereka ada di sebelah sana).

Principles adalah kepercayaan, nilai atau kebenaran dasar, sedangkan principal berarti kepala sekolah, atau hal utama.

Advise VS advice. Yang terlebih dahulu adalah kata benda sedangkan yang lainnya adalah kata kerja. Jadi, Anda dapat advise seseorang dengan memberikan kepada mereka good advice.

Borrow berarti menerima sesuatu sebagai pinjaman, sedangkan lend berarti memberi sesuatu sebagai pinjaman. Misalnya, Can I borrow your car? Sorry, I can't lend it to you today (Apakah saya boleh meminjam mobilmu? Maaf, saya tak dapat meminjamkannya hari ini).

Untuk mengatakan “terlepas dari” dalam bahasa Inggris, kita bisa menggunakan dua kata yang digunakan secara berbeda. Despite adalah preposisi, sedangkan although adalah kata sambung. Misalnya, He won the race despite his injury atau He won the race although he had an injury. Kedua kalimat memiliki arti yang sama, yaitu “Dia menang lomba walaupun ia cidera.”

Effect VS affect. Yang pertama adalah kata kerja, sedangkan yang berikutnya adalah kata benda. Misalnya, The effect of the war is enormous; it has affected all sectors of the economy (Pengaruh perang sangat besar; dan telah mempengaruhi semua sektor ekonomi).

Data-data personal Anda termasuk nama, usia, kebangsaan, sedangan personnel berarti karyawan kantor.

Untuk assure seseorang berarti menghapus keraguan pada diri mereka, sedangkan ensure berarti memastikan sesuatu akan terjadi. Misalnya, I assured him that you would be there, so please ensure that you get to the meeting on time (Saya akan yakinkan dia kalau Anda pasti datang, jadi pastikan Anda datang ke pertemuan tepat waktu).

Rabu, 15 Mei 2013

35 Mistakes That Advanced Students Often Make


Advanced Students? Siapa tuh? Sepertinya Advance Students tu maksudnya adalah Mahasiswa....  Ah tinggalkan saja mahasiswa. Langsung saja, sebenarnya judul asli posting ini adalah “Even advanced students make mistakes. Here are 35.” Judul tersebut diungkapkan Michael Swan tentang35 kesalahan berbahasa Inggris yang sering dilakukan oleh Mahasiswa tingkat mahir. Ya, sebagaimana postingan terdahulu tentang 35 Kesalahan yang seringdilakukan oleh Mahasiswa tingkat menengah dan 35 Kesalahan Sepele dalam Berbahasa Inggris, memang wajar saja jika kita pernah melakukan kesalahan dalam berbahasa Inggris (apalagi yang kemampuannya pas-pasan). Namun begitu, alangkah baiknya kita sama-sama mengakui bahwa apa yang diungkapkan oleh Swan ini sekedar sebuah peringatan yang harus kita cermati bersama. 

Materi yang dibahas dalam Kesalahan-Kesalahan Mahasiswa tingkat Mahir dalam Berbahasa Inggris tentu mengandung materi Bahasa Inggris yang lebih mapan, lebih sulit dan lebih rumit. Oleh karena itu, perlu pedoman atau buku pegangan yang cukup agar bisa mengetahui alasan-alasan untuk membenarkan kesalahan-kesalahan tersebut, ya setidaknya memiliki buku karangan Michael Swan yang dijadikan referensi posting ini. Oke, biar kesannya menantang mari kita simak saja bersama-sama. Bagi mahasiswa yang sudah merasa memiliki kemampuan Bahasa Inggris, silahkan membaca artikel ini dengan teliti apakah anda termasuk mahasiswa yang sering terkecoh dengan kalimat-kalimat dibawah ini?

No
Jangan katakan/tulis
Katakan/tulis
1
I’ll ask you in case I need help
I’ll ask you if I need help
2
object to tell them my age
object to telling them my age
3
I like the 60s music
I like 60s music/the music of the 60s
4
Ten thousand, a hundred and six
Ten thousand, one hundred and six
5
Who’s that? – He’s John
Who’s that - It’s John
6
I don’t like to be shouted
I don’t like to be shouted at
7
It’s ages since she’s arrived
It’s ages since she arrived
8
The police is looking for him
The police are looking for him
9
Prices are surely rising fast
Prices are certainly rising fast
10
I have big respect for her ideas
I have great respect for her ideas
11
I don’t like nowadays fashions
I don’t like today’s/modern fashions
12
She passed her exam, what surprised everybody
….., which surprised everybody
13
I’ve good knowledge of German
I’ve a good knowledge of German
14
Finally! Where have you been?
At last! Where have you been?
15
I’ll be home since 3 o’clock
I’ll be home from 3 o’clock
16
We waited one and a half hour
We waited one and a half hours
17
It’s time they go home
It’s time they went home
18
I’ll see you a few days later
I’ll see you in a few days
19
All along the centuries, there have bee wars
All through the centuries,…..
20
I want a completely other colour
I want a completely different colour
21
Let’s go and have coffee to Marcel’s
Let’s go and have coffee at Marcel’s
22
That’s mine – I saw it at first!
That’s mine – I saw it first!
23
Switzerland is among Germany, France, Austria and Italy
Switzerland is between Germany, France, Austria and Italy
24
According to me, it’s a bad film
In my opinion / I think it’s a bad film
25
It was a too good party to miss
It was too good a party to miss
26
Whole Paris was celebrating
The whole of Paris was celebrating
27
nearly wish I’d stay at home
almost wish I’d stay at home
28
One speaks Italian in my town
We/they speak Italian in my town
29
The girl wants an own room
The girl wants her own room
30
Couldn’t you help me, please?
Could you help me, please?/You couldn’thelp me, could you?
31
I’ll try to know when it starts
I’ll try to find out when it start
32
I love this so beautiful country
I love this country – it’s so beautiful
33
It’s getting winter
It’s getting to be winter
34
Our flat is decorated this week
Our flat is being decorated this week
35
The Mont Blanc is 4808m high
Mont Blanc is 4808m high

Pemberitahuan, saya informasikan bahwa “Referensi tentang Kesalahan-kesalahan diatas diungkapkan oleh Michael Swan, pengarang buku Practical English Usage.” Ia adalah salah satu pengarang buku yang lebih condong dalam pembahasan British English alias Bahasa Inggrisnya Orang Inggris. Meskipun begitu, tidak begitu banyak perbedaan dalam penggunaannya dalam American English. Oleh karenanya, jangan khawatir hal tersebut tentu bisa dijadikan referensi yang baik untuk sobat-sobat semua yang sedang mempelajari Bahasa Inggris.

Akhirnya, sekian saja kutipan referensi tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan Mahasiswa tingkat mahir dalam berbahasa Inggris, semoga kita bisa meningkatkan kualitas berbahasa Inggris kita dengan mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut. See you later….

Referensi

Swan, Michael. 2005. Practical English Usage:3rd edition. Oxford University Press.

Terima Kasih telah membaca 35 Mistakes That Advanced Students Often Make, semoga bermanfaat

Pages - Menu